5 Persiapan Finansial bagi Kamu yang Ingin Kuliah S2

Pendidikan tinggi termasuk S2 merupakan salah satu impian banyak orang karena dianggap dapat meningkatkan derajat serta membantu kenaikan jabatan. Kemudian, mampu mempermudah mendapat pekerjaan yang telah lama diinginkan, misalnya demi memenuhi syarat menjadi seorang dosen di perguruan tinggi.

Namun, tak sekadar duduk dan menerima materi, diperlukan adanya persiapan finansial. Bisa bersumber dari tabungan, cicilan dan pinjaman. Khususnya, bagi kamu yang tidak daftar dengan jalur beasiswa. 

Nah, berikut ini 5 persiapan finansial yang perlu kamu pikirkan saat berencana akan melanjutkan pendidikan jenjang S2 atau pascasarjana.

Persiapan Pendaftaran

Persiapan finansial pertama yang perlu kamu siapkan saat akan kuliah S2 adalah biaya pendaftaran. Tiap perguruan tinggi dan jurusan tentunya memiliki tarif yang berbeda. 

Untuk itu, usahakan melakukan survei terlebih dahulu. Siapa tahu ada program pascasarjana yang terakreditasi tinggi dengan harga lebih terjangkau. 

Informasi seperti ini bisa kamu cari di internet atau media sosial. Selain dari situs resmi, biasanya banyak orang yang membagikan pengalaman serta rincian biaya kuliah di kampus terkait. 

Intinya, kamu perlu aktif dan persiapkan finansial mulai dari biaya pendaftaran ini. 

Persiapan Akademis

Setelah lulus seleksi dan resmi menjadi mahasiswa pascasarjana pada suatu universitas, kamu juga perlu mempersiapkan pengeluaran lainnya. Biaya ini meliputi biaya akademis seperti iuran per semester, dana gedung, buku, dan lainnya. 

Jumlahnya juga berbeda di tiap kampus. Oleh karena itu, penting bagimu untuk menggali informasi dan mempersiapkannya jauh sebelum waktu yang ditentukan. Minimal untuk satu semester atau enam bulan. Paling tidak rata-rata dana yang dibutuhkan untuk S2 di perguruan tinggi negeri antara Rp50 juta sampai dengan Rp150 juta.

Masa kuliah untuk jenjang S2 ini tidak sepanjang sarjana. Biasanya bisa selesai hanya dalam kurun waktu 2 tahun atau 4 semester. Jadi, jika ingin lebih aman, kamu bisa menyiapkan dana untuk segera melunasinya.

Persiapan Kelulusan

Tak hanya sebatas akademis, di masa kelulusan juga akan diperlukan berbagai biaya yang meliputi wisuda. Kegiatan ini merupakan sebuah proses dimana para mahasiswa dinyatakan bisa menyandang gelar pascasarjana secara simbolis. 

Biasanya, biaya yang dikeluarkan saat upacara kelulusan tersebut digunakan untuk gedung, makanan ringan, dekorasi, dan kebutuhan lain, seperti toga. Barang-barang tersebut akan dipakai sebagai bukti bahwa kamu telah selesai menjalankan pendidikan pascasarjana.

Jadi, ketika akan lulus pun masih perlu biaya dan kamu perlu memikirkannya saat berencana untuk melanjutkan pendidikan jenjang S2.

Persiapan Akomodasi

Selain finansial dalam kampus, kamu juga perlu mempersiapkan biaya akomodasi. Beberapa diantaranya adalah transportasi, serta kos/tempat tinggal sementara dan makan bagi kamu yang mengambil studi jauh dari domisili.

Jika ingin hemat, kamu bisa menghemat pengeluaran dengan mengaturnya dengan rencana keuangan. Sebagai pengingat, jangan terlalu sering membeli sesuatu yang kurang diperlukan.

Lalu, pilihlah tempat kos dengan tarif yang tidak terlalu mahal, serta jarak yang dekat dengan kampus. Untuk itu, kamu harus menjadi aktif dalam mencari informasi.

Namun, sebelumnya kamu bisa menggali informasi kampus di satu domisili, agar biaya akomodasi yang dikeluarkan bisa seminim mungkin.

Kebutuhan Lainnya

Terakhir, sebagai mahasiswa S2 juga membutuhkan berbagai keperluan, seperti alat tulis, data internet, dan lain-lain. Hal ini digunakan sebagai penunjang pembelajaran. Maka dari itu, kamu perlu mempersiapkan finansial untuk kebutuhan tersebut.

Kemudian, kebutuhan lain ini juga mencakup dana darurat. Misal, obat-obatan, yang mungkin saja diperlukan, mengingat manusia rentan sakit jika hidup kurang seimbang. Terlebih jika terlalu lelah atau stres yang banyak dialami mahasiswa, khususnya pada semester akhir.

Dana darurat memang sebaiknya disiapkan terpisah dengan dana cicilan dan pinjaman. Namun, jika dalam kondisi mendesak dan butuh dana untuk pendidikan, kamu bisa memanfaatkan dana tunai lewat Kredivo dengan limit hingga Rp30 juta. 

Cicilannya rendah dengan bunga 2,6% saja per bulan. Ada biaya admin sebesar 6% yang akan diambil di muka dari total pinjaman. Kredivo sudah terdaftar di OJK. Semua biaya transparan. Apa yang dibayar adalah apa yang tertera di dashboard aplikasi.

Semua proses mulai dari pendaftaran sampai dengan persetujuan bisa diketahui lewat aplikasi Kredivo yang bisa diunduh secara gratis lewat Google Play Store maupun App Store dengan mudah.   

Nah, bagi kamu yang berencana melanjutkan pendidikan pascasarjana atau S2, apakah sudah mempersiapkan finansial dengan baik? 

Jika belum, jangan dipaksakan apalagi sampai mengabaikan kebutuhan yang lebih prioritas seperti memenuhi kebutuhan keluarga.