3 Cara Terbaik untuk Mengeluarkan Dahak Bayi yang Baru Lahir

5 Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi tanpa Rasa Sakit & Obat Kimia

Bayi yang baru lahir memiliki kondisi tubuh yang lebih rentan. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh bayi belum terbentuk dengan sempurna. Oleh karena itu, bayi sering terserang berbagai macam penyakit dan infeksi, seperti gejala penyakit pernapasan.

Bayi yang terserang gejala penyakit pernapasan akan menimbulkan dahak di tenggorokan. Bayi akan merasa tidak nyaman dan lebih rewel, karena kondisi ini akan membuat bayi kesulitan bernapas, dada terasa mengganjal, dan tidak dapat mengeluarkannya sendiri.

Kondisi tersebut akan membuat orang tua menjadi cemas dan ingin memberikan penanganan dan pengobatan secara maksimal.

Selain berdahak, bayi akan menunjukan gejala lain seperti batuk, sulit tidur, tidak ingin menyusu, bersin, dan demam. Dengan menunjukan seluruh gejala ini, langkah awal yang harus dilakukan orang tua yaitu mengeluarkan dahak pada bayi terlebih dahulu. Berikut ini terdapat 3 cara mengeluarkan dahak pada bayi yang baru lahir.

  1. Posisi Tidur Bayi

Memperhatikan hal kecil seperti posisi tidur saat bayi memiliki dahak di tenggorokan merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan dahak tersebut. Orang tua dapat membantu memposisikan posisi tidur bayi menjadi miring untuk melegakan jalur pernapasan bayi.

Selain itu, tambahkan bantal pada kepala bayi, usahakan menjadi lebih tinggi dibagian kepala. Hal ini dapat membantu dahak pada bayi menjadi lebih cepat keluar.

Posisikan tubuh bayi menjadi tengkurap juga dapat membantu dalam mengeluarkan dahak, tetapi harus lebih berhati-hati saat melakukan cara ini, agar terhindar dari tersumbatnya saluran pernapasan bayi.

  1. Berikan Air Susu Ibu (ASI)

Untuk bayi yang baru lahir dan memiliki lendir di tenggorokan, ibu dapat membantu memberikan ASI lebih banyak daripada biasanya. Sebab ASI dapat membantu dalam mengencerkan dahak serta akan mempermudah dalam proses pengeluaran dahak.

Bayi yang sedang dalam keadaan tidak stabil seperti ini akan kehilangan nafsu untuk menyusu, peran ibu dalam kondisi ini sangat dibutuhkan dan sangat penting. Kemungkinan ibu harus lebih ekstra dalam memberikan ASI dan mengawasi anak yang sedang sakit.

  1. Menepuk Punggung Bayi

Bagi orang tua yang ingin mengeluarkan dahak bayi yang baru lahir, harus menggunakan cara yang tidak berbahaya dan dilakukan secara hati-hati. Sebab tubuh bayi masih sangat rentan, jadi pastikan gunakan cara yang ampuh dan aman. Jika orang tua ragu dengan menangani dahak bayi sendiri, maka dapat kunjungi dokter anak.

Untuk orang tua yang ingin menangani sendiri di rumah, maka dapat melakukan cara yang satu ini dengan menepuk punggung bayi secara perlahan. Ibu dapat memposisikan bayi menjadi posisi yang tengkurap, lalu tepuk-tepuk punggung bayi secara perlahan dan berulang-ulang selama beberapa menit.

Selain posisi tengkurap, ibu dapat merubah posisi anak menjadi miring, boleh ke sisi kiri atau kanan. Ibu dapat menepuk bagian dada secara perlahan, cara ini dapat membantu bayi untuk memuntahkan dahak atau bayi akan mengeluarkan dahak melalui feses.

Jika dalam jangka waktu 10-14 hari dahak bayi tidak berkurang atau kondisinya tidak kian membaik, orang tua dapat membawa bayi ke dokter terdekat untuk pemeriksaan dan konsultasi. Selain mengetahui kondisi bayi secara mendalam dan diberikan pengobatan, hal ini dilakukan agar bayi terhindar dari kemungkinan kondisi yang lebih serius dan lebih berbahaya.

Sekian ulasan terkait cara terbaik untuk mengeluarkan dahak bayi yang baru lahir, mungkin akan sulit karena bayi belum mengetahui cara mengeluarkan dahak sendiri, jadi butuh bantuan sepenuhnya dari orang tua.